Yesus Lahir di Hari Pondok Daun?

Israel mengenal empat musim, yaitu musim panas, musim gugur, musim dinggin dan musim semi. Musim Panas terjadi di bulan Maret – Juni (Nisan – Siwan), Musin gugur terjadi di bulan Juli – Oktober (Av – Tishri), musim dingin terjadi pada bulan November – Januari (Marshewan – tevet), dan musim semi di bulan Januari – April (Tevet-Nisan). Perenungan ini berdasarkan konsep bila kelahiran Yesus di bulan Desember kondisi cuaca buruk karena turun salju maka sulit para gembala menjaga kawanan di padang.

Asumsi pertama diletakkan kepada usia pelayan Yesus 3,5 tahun dan Yesus diasumsikan melayani tepat saat usia 30 tahun maka berdasarkan kematian dan kebangkitan berkenaan dengan perayaan Paskah maka diperkirakan kelahirannya sekitar di bulan Oktober dan pada bulan Oktober ada perayaan besar di Israel sehingga semua warga berbondong-bondong ke Yerusalem sehingga kelahiran Yesus tidak diketahui oleh para tetangga melainkan hanya para gembala Israel yang setia pada pekerjaannya.

Asumsi berikutnya berdasarkan Elisabet mengandung setelah suaminya Zakharia seorang imam Lewi melayani Tuhan. Silsilah Zakharia berasal dari rombongan Abi-Yah (Luk 1:35) dan Abi-Yah adalah rombongan ke-6 dari ke-24 rombongan para imam yang bertugas di Bait ha Mikdash sejak zaman Daud (1 Taw 24:1-3, 7-19). Masing masing rombongan bertugas selama satu minggu dan setiap hari raya ke-24 imam bertugas bersama-sama. Jika rombongan Zakaria adalah rombongan ke-8 berarti memulai pelayanan keimaman sekitar sabat kedua bulan Siwan (Mei-Juni) dan Elisabet mengandung beberapa waktu setelah Zakhari menyelesaikan tugas keimamamnya dan disuga sekitar sabat ke-3 atau sabat ke-4 bulan Siwan.

Diasumsikan Elisabet mengandung normal sekitar 9,5 bulan maka terhitung semenjak bulan Siwan maka kelahiran Yohanes jatuh pada bulan Nisan Awal (Maret-April) dimana pada bulan tersebut ada perayaan jamuan Seder yakni 5 cawan yang dihidangkan dimana 1 dari 5 cawan adalah dikhususkan untuk Elia yang akan datang dan Yesus mengatakan bahwa Yohanes Pembaptis anak Zakharia dan Elisabet adalah Elia yang akan datang (Mat 17:10-13)

Berdasarkan Lukas 1:24-27, 36 maka diketahui pada usia kandungan Elisabet berumur 6 bulan, Maria mengalami perjumpaan dengan malaikat Gabriel yang memberitahukan lahirnya Yesus Juruselamat Penebus dosa manusia.sehingga Maria diduga mengandung pada bulan Kislew/ Desember (November-Desember) dan 9,5 bulan berikutnya adalah bulan Tishri dimana tanggal 15-21 Tishri orang Yahudi merayakan puncak Moedim yaitu Pondok Daun / SUKKOT.

Catatan:
Nama Bulan :

  • Nisan (Maret-April)
  • Iyar (April-Mei)
  • Siwan (Mei-Juni)
  • Tammus (Juni-Juli)
  • Av (Juli-Agustus)
  • Elul (Agustus-September)
  • Tisri (September-Oktober).
  • Marshevan (Oktober-November)
  • Kislew (November-Desember)
  • Tevet (Desember-Januari)
  • Sevat (Januari-Febuari)
  • Adar (Febuari-Maret)
Tambahan:
  • Kelahiran Yesus tidak diketahui orang banyak.Dia Sang Mesias datang diluar perhitungan manusia termasuk para ahli Taurat. Dia pun akan datang pada hari tidak dapat ditebak pasti.
  • Perayaan Natal yang terpenting adalah lahirnya Yesus Juruselamat dalam hati manusia dengan alami perjumpaan pribadi dengan Yesus dan perjumpaan dengan Yesus dapat terjadi disetiap saat. Perjumpaan dengan Yesus dimulai dengan mendengar tentang Yesus. Dalam penetapan hari Natal tanggal 25 Desember oleh Konstantin http://operatif.blog.com/2010/12/29/penetapan-25-desember-sebagai-hari-natal/ yang jauh sebelumnya pada abad ke-4 oleh Paus Julius I di Roma menyatakan 25 Desember hari memperingati kelahiran Yesus namun alami pertentangan terutama gereja Yerusalem.
  • Tidak kepastian tanggal kelahiran karena tidak adanya orang banyak yang mengetahui kelahiran Yesus maka peringat Natal 25 Desember masih dapat dilakukan dan dapat tidak dilakukan serta digeser-geser waktu perayaan-Nya tetapi Yesus Sang Firman yang menjadi Manusia telah masuk dalam Sejarah Manusia untuk menebus dan memikul dosa.
  • Desember sekalipun bukan hari lahir namun Desember minggu ke-4 di duga saat itu Maria hamil dan Firman bersedia menjadi janin yang kelak menjadi manusia.

Tags: , , , ,

Post Author

Postingan ini dibuat oleh suhartanatanael@gmail.com yang telah menulis 299 dibuat pada Kegiatan Kristiani.

Belum ada komentar.

Berikan Tanggapan